
Masih ingat kasus Desember tahun lalu dimana gitaris Joe Satriani menggugat Chris Martin dkk. atas dasar tuduhan penjiplakan bagian lagu dari “If I Could Fly” di dalam “Viva La Vida”? Berita terakhir menyebutkan bahwa gugatan Satriani ditolak pengadilan—Satriani telah mencabut gugatannya dan kedua belah pihak dikabarkan berdamai dan telah mencapai kesepakatan finansial, walaupun keduanya enggan berkomentar untuk ini.
Oke, mungkin itu bukan berita baru. Yang menjadi pertanyaan sejak awal, apakah Coldplay benar-benar menjiplak lagu milik Joe Satriani tersebut?
Joe Satriani sangat yakin mereka telah melakukan tindakan plagiat terhadap lagunya yang dirilis tahun 2004 pada album Is There Love In Space?. Satriani bahkan sempat berujar, “Saya merasa jantung saya seperti ditusuk belati. Amat sangat menyakitkan ketika saya mendengar lagu mereka. Saya tahu, lagu itu lagu ciptaan saya.” pada Music Radar.
Pihak Coldplay membantahnya dengan mengatakan, “Jika terdapat kesamaan antara dua potong musik, hal itu sama sekali kebetulan. Dan sama seperti dia, kita juga sangat terkejut.”—dan bilang bahwa lagu Satriani tersebut kurang dari sisi orisinalitas.
Menurut analisis, lagu Coldplay yang memenangkan Grammy Award 51 pada awal 2009 itu mempunyai chord progression pada F minor (Dbmaj–Ebmaj–Abmaj–Fminor) dengan rhythm 138 bpm, sedangkan lagu Satriani juga 138 bpm dengan rhythm sama pada progresi B minor (Em7–Amaj-Dmaj7–Bm). Dengan kata lain, chord yang dipakai identik—walaupun berbeda tetapi hampir sama secara harmonis.
Sekarang kita bayangkan, apakah anggota band Coldplay dengan bodohnya duduk bersama mendengarkan lagu virtuoso berusia 52 tahun itu—dan mencari bagian mana yang cocok untuk dipakai di lagu mereka? Apakah mereka benar-benar telah melakukan plagiat, mengingat sejumlah musisi ternama lain seperti Yusuf Islam (Cat Stevens), Creaky Boards, Radiohead, dan U2 juga pernah melancarkan tuduhan bahwa Coldplay telah mencuri sound mereka.
Chord progression tidaklah terlalu bermasalah. Banyak sekali lagu yang beredar yang mempunyai setidaknya tiga atau empat chord yang sama. Lagu-lagu blues punya melodi yang sama (mungkin karena banyaknya pemakaian pentatonic scales). Dulu, Thread SH Forums juga membicarakan berbagai macam lagu dengan kesamaan melodi.
Banyak elemen dalam musik yang harus dipertimbangkan dalam hal kesamaan musikal, dan pelanggaran terhadap hak cipta juga termasuk dalam pelanggaran yang cukup berat dalam pengadilan. Dan kalaupun benar pernyataan Chris Martin bahwa band-nya tidak pernah mendengar lagu Satriani tersebut sebelumnya dan mengatakan bahwa kemiripan antara kedua lagu mereka merupakan kebetulan belaka, haruskah setiap musisi mendengarkan jutaan lagu yang beredar sebelumnya untuk memastikan tak ada kesamaan di antaranya?
Eksternal [video] – Did Coldplay copy Joe Satriani? Let’s Do the Music Theory
Video menarik dari instuktur gitar mengenai kesamaan musik dalam teori musik.
{ 6 comments… read them below or add one }
Jika hanya 3 atau 4 cord kalau menurut saya sih nggak plagiat atau meniru, walaupun mungkin cordnya diambil dari lagu yang dimaksud.
Gimana Dengan Di Indonesia Mas ? setengah dari lagu dijiplak mentah-mentah oke-oke aja.
OOT, blog lain seniman CSS ya…
@Aldy: Udah pernah membandingkan antara kedua lagu di atas bro? Hehe iya cuma blog sampingan aja sih hehe thanks komentarnya
alamak, ngak ngerti2 ama musik.. asal enak di dengar ja
sebelumnya secara nggak sengaja saya udah lihat video di atas di youtube… ternyata cuma sepotong chord yang mirip.
ya itu tadi. saya setuju dengan paragraf terakhir.
@morishige: chord progression yang mirip hanya sebagian kemiripan di antara keduanya, sebenarnya melodi di bagian verse “Viva La Vida” dengan bagian chorus dari “If I Could Fly” pun sangat mirip, silakan dibandingkan sendiri. Video di atas hanya bagian pertama dari analisis kedua lagu tersebut, ada beberapa video lanjutan lengkap mengenai analisis tersebut.
apa kesamaan ini juga termasuk dalam kasus dugaan penjiplakan lagu “father and son” oleh sheila on 7 di “anugerah terindah yang pernah kumiliki”?